Home Top Ad

Responsive Ads Here

Di zaman yang semakin modern ini, kebutuhan manusia semakin bertambah dan tidak ada batasannya. Hal tersebut mendorong masyarakat untuk memp...

Alternatif Baru Berinvestasi yang Menguntungkan




Di zaman yang semakin modern ini, kebutuhan manusia semakin bertambah dan tidak ada batasannya. Hal tersebut mendorong masyarakat untuk memperoleh penghasilan tambahan. Salah satu cara yang banyak dilakukan adalah investasi. Terdapat berbagai cara belajar investasi yang saat ini dilakukan oleh masyarakat.

Investasi emas, properti, saham, deposito merupakan macam macam investasi yang sudah biasa dilakukan oleh masyarakat. Namun saat ini terdapat alternatif investasi sedang ramai diperbincangkan di Indonesia yaitu peer to peer lending. Alternatif ini dapat digunakan sebagai investasi maupun sarana untuk mendapatkan pinjaman usaha.

Jenis Peer to Peer Lending

 

1.    Peer to Peer Lending Produktif

Jenis investasi p2p atau peer to peer lending yang umum dijumpai dalam masyarakat adalah jenis produktif. Modal yang didapatkan dari pemilik dana digunakan untuk kegiatan yang berkaitan dengan bisnis. Kelebihan dari peer to peer lending produktif yaitu:


-    Dapat memilih peluang usaha yang akan didanai.
-    Menampilkan segala informasi yang dibutuhkan terkait usaha yang akan didanai.
-    Secara tidak langsung turut membantu pengembangan ekonomi nasional.
-    Dapat melakukan diversifikasi pada peluang usaha yang akan didanai.

Kekurangan dari peer to peer lending produktif:
-    Likuiditas agak lambat, sebab harus menunggu peluang usaha yang diberi dana mendapatkan modal dana secara penuh terlebih dahulu. Tetapi hal ini tidak akan menjadi hambatan investasi Anda.


2.    Peer to Peer Lending Konsumtif

Peer to peer lending jenis ini juga dikenal dengan payday loan, yang memberikan pinjaman dengan sumber lender dari crowdfunding dan super lender. Kelebihan dari payday loan ini adalah:
-    Likuiditas relative lebih cepat dibandingkan dengan peer to peer lending produktif.
-    Bunga yang diberikan relative lebih tinggi.

Sedangkan kekurangannya yaitu:
-    Melewatkan kesempatan untuk membantu meningkatkan perekonomian nasional.
-    Risiko yang akan diterima jauh lebih besar jika tidak paham betul mengenai cara kerja peer to peer lending konsumtif.


Cara Kerja Peer to Peer Lending

Konsep yang digunakan dalam peer to peer lending adalah pinjam meminjam uang. Berikut cara kerja peer to peer lending yaitu:


1.    Mengajukan proposal pinjaman sesuai kebutuhan dan tujuan.
2.    Peminjam dana akan dimintai keterangan mengenai usahanya. Pihak investor juga akan meminta analisa risiko usaha yang dijadikan dasar credit scoring, hal tersebut akan menentukan besaran bunga yang akan dikenakan kepada peminjam dana.
3.    Jika proposal disetujui, peminjam harus menandatangani perjanjian.
4.    Selanjutnya peluang pemberian pinjaman akan diunggah di website terkait untuk menarik crowd investor.
5.    Apabila dalam 30 hari, gagal menggalang dana pinjaman yang ditargetkan maka dana akan dikembalikan ke crowd investor yang telah memberi pinjaman dan penggalangan dana gagal.
6.    Keuntungan berupa bunga akan diperoleh oleh crowd investor setiap bulannya sesuai dengan yang tertera dalam detail pinjaman tersebut.

Apabila Anda tertarik untuk melakukan peer to peer lending, pastikan untuk menentukan jenis peer to peer lending yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Anda. Pahami juga cara investasi online yang benar agar tujuan Anda berinvestasi tercapai.

0 comentários: